Bisnis Online

About Me

all about healthy
kesehatan mahal harganya
Lihat profil lengkapku

Sabtu, 30 Juli 2011

Dipilih Wesley Sneijder, Manchester United Terpaksa Kurangi Tawaran Untuk Inter

Menurut Goal.com Inggris, Wesley Sneijder telah memberitahu Manchester City, hatinya hanya untuk Manchester United, meskipun Setan Merah harus menurunkan tawaran nilai transfer untuk Inter akibat permintaan gaji tinggi.

Sneijder sepertinya tetap meminta gaji �200.000 per pekan, sedangkan United hanya berani membayar �170.000, sehingga klub Old Trafford itu mengurangi tawaran nilai transfer ke Inter menjadi �24 juta.

Sumber Goal.com Inggris menyatakan, "Sneijder ingin bermain untuk Manchester United karena keelitan dan tradisi, yang berarti City tak masuk hitungan. City juga tak sanggup memenuhi permintaan harga Inter, yang juga menjadi masalah bagi United karena gajinya."

"United telah menyatakan ke Inter, mereka hanya sanggup membayar �24 juta untuk Sneijder. Inter menginginkan �35 juta, meskipun mereka siap menjual di harga �30 juta," lanjut sang sumber.

Kebutuhan Inter akan dana segar dalam rencana mereka memboyong Carlos Tevez ke San Siro dan kesediaan perusahaan olahraga Nike untuk menambah gaji Sneijder kemungkinan bisa memperlancar transfer ini.

Julio Cesar Siap Rebut Scudetto yang Terlepas

Milan - Inter Milan gagal mempertahankan Scudetto pada musim lalu yang akhirnya direbut AC Milan. Julio Cesar pun bersemangat untuk kembali meraihnya musim ini.

Dengan delapan kekalahan dan tujuh hasil imbang musim lalu, performa Inter terbilang naik-turun. Ujung-ujungnya La Beneamata tertinggal enam angka dari Milan di klasemen akhir.

Toh demikian, bukan berarti para punggawa Inter harus pesimistis. "Kami mengakhiri musim lalu dengan performa yang bagus," ujar Julio Cesar di situs resmi klub.

Inter memang memenangi empat dari lima pertandingan terakhir musim lalu, termasuk kemenangan atas Catania di pekan terakhir. Performa inilah yang diharapkan dilanjutkan timnya oleh kiper asal Brasil itu.

"Sekarang saya senang kembali untuk sebuah petualangan lagi, dan mungkin kembali untuk memenangi Scudetto yang terlepas dari tangan kami musim lalu."

"Namun, pada saat ini kami harus memulihkan kondisi kami dulu," tukasnya.

Julio Cesar sendiri tengah beristirahat setelah membelas Brasil di Copa America. Kendati demikian, turnamen antarnegara Amerika Latin itu disebutnya telah membantunya untuk tetap fit selama jeda musim.

Jumat, 29 Juli 2011

SPESIAL: Lima Hal Wajib Dilakukan Inter Demi Scudetto

14 bulan sudah berlalu sejak terakhir kali merajai Italia, sekarang peluang Inter untuk menjadi nomor satu di peninsula pada musim Serie A Italia 2011/12 kembali diprediksi menipis. I Nerazzurri memang sukses menambah tiga trofi tambahan namun pencapaian itu jauh dari yang pernah mereka catatkan satu tahun sebelumnya.

Mengawali kompetisi dengan buruk di bawah komando Rafael Benitez dan sempat bangkit bersama Leonardo di akhir musim, La Beneamata sedang berusaha menutup luka dan menggeliat bangkit. Beberapa pemain didatangkan seperti Jonathan, Luc Castaignos dan Ricardo Alvarez, namun keraguan itu sedikit banyaknya masih ada. Belum lagi allenatore anyar Gian Piero Gasperini masih harus memberikan bukti.

Isu skuad yang semakin menua menjadi fokus paling besar. Javier Zanetti - bulan depan berusia 38 - akan berdiri di barisan paling depan dari sederetan pemain berumur kepala tiga, sementara itu di waktu yang sama para pemain muda Inter masih harus bekerja keras untuk bersaing di level teratas.

Sebulan lagi kompetisi akan bergulir, jurnalis GOAL.com Kris Voakes memberikan analisa dengan menghadirkan lima faktor utama yang harus dilakukan Inter untuk mempertahankan status sebagai klub yang siap menambah jumlah trofi Scudetto menjadi 19.

TAHAN WESLEY SNEIJDER DAN SIMPAN DI POSISI TEPAT

Spekulasi terkait masa depan Sneijder masih simpang siur. Namun angin sepertinya masih berpihak pada klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza tersebut. Hal ini di dasarkan pada ucapan Sir Alex Ferguson: "Kami belum mendapat incaran tepat. Pemain dengan tipe yang kami dambakan, sepertinya tidak akan dijual."

Jika pemilik nomor 10 jersey Biru-Hitam itu memang bertahan, langkah berikutnya adalah memastikan potensi Sneijder dimaksimalkan. Gasperini bersikeras menempatkan tiga pemain di lini depan, situasi seperti ini dalam beberapa uji coba memaksa sang playmaker lebih banyak menghabiskan waktu di lini tengah, jika dibiarkan sejati Sneijder lama kelamaan bisa terkikis dan terbuang percuma.

HILANGKAN KETERGANTUNGAN PADA SAMUEL ETO'O

Musim lalu bintang Kamerun ini mengemas 37 gol. Lima di antaranya dihadirkan di tiga partai final yang mereka menangkan. Sayang, kontribusi Eto'o di liga dan kompetisi Eropa terbuang percuma karena tidak adanya dukungan dari pemain lain. Situasi berubah tatkala Il Biscione mendatangkan Giampaolo Pazzini di bulan Januari.

Sangat penting bagi Pazzini yang pernah mencatat rekor kurang mengesankan bersama Fiorentina dan timnas Italia melanjutkan kegemilangan musim lalu. Kontribusi pemain seperti Goran Pandev dan Diego Milito wajib ditunggu. Musim lalu penampilan keduanya terbilang jauh dari menjanjikan.

PERBAIKI SEKTOR PERTAHANAN

Salah satu faktor runtuhnya dominasi Inter di Italia adalah buruknya kinerja di lini belakang. Total 70 gol bersarang di gawang Inter sepanjang 2010/11, sesuatu yang wajib diperbaiki.

Gasperini berharap skema tiga bek sejajar di lini belakang bisa menghadirkan keuntungan. Musim depan Walter Samuel dipastikan bakal mendampingi Lucio dan Andrea Ranocchia yang gagal membangun benteng kokoh ketika bek asal Argentina itu mengalami cedera parah ligamen lutut di bulan November. Akan tetapi, penampilan rawan kesalahan Ranocchia ditambah dua bek dengan usia 33 menjadikan lini belakang Inter kurang menjanjikan. Gasperini harus memiliki rencana lain.

SERAP SKEMA ANYAR GASPERINI

Sosok baru di bench Inter dipastikan memiliki pakem bagaimana sepakbola seharusnya dimainkan. Aksi penuh komitmen, bertenaga dan atraktif yang pernah diperlihatkannya bersama Genoa jelas telah memikat hati banyak orang. Kualitas seperti inilah yang ingin dia terapkan di Pinetina.

Namun harus diingat, perjalanan kompetisi sangatlah panjang. Rintangan pasti datang menghadang dan jika Gasperini ingin mengeluarkan potensi maksimal seluruh bintang Inter, dia harus memiliki rencana kedua, tidak sekedar menyiapkan pola 3-4-3 atau 4-3-3 saja. Tugas Gasperini bukan hanya mencari cara agar kemampuan Sneijder dan Eto'o bisa maksimal, tetapi dia juga harus pandai memilih pemain tepat yang bisa membantu melindungi sektor pertahanan ketika bermain melawan tim kuat seperti AC Milan dan Juventus.

GALI POTENSI RICARDO ALVAREZ

Namanya baru saja beredar di Italia, tetapi kritisi sudah menghampiri pemain berbanderol �9.2 juta tersebut. Alvarez memang beberapa kali bisa memperlihatkan aksi menawan, tetapi tidak jarang terlihat kesulitan melepaskan diri dari kawalan bek lawan.

Harapan Gasperini meraih sukses dengan pola tiga striker bisa saja tergantung pada kemampuannya mempertebal confidence mantan bintang Velez Sarsfield ini, apalagi ketika tim harus berhadapan dengan raksasa-raksasa Italia seperti Juventus, Milan dan Napoli. Rasa percaya diri yang diperlihatkan Alvarez saat Inter meladeni tim kecil Mezzocorona dirasa masih kurang.

Pengacara: Sidang Calciopoli 2006, Penyadapan Inter Milan Sengaja Disembunyikan

Tim legal Luciano Moggi belum lelah bekerja demi menegakkan keadilan versi mereka menyangkut calciopoli 2006.

Setelah mengungkap hasil penyadapan telepon kubu Inter Milan dan petinggi wasit FIGC yang berujung dengan output mengecewakan, staf pengacara yang disewa eks direktur umum Juventus itu kembali melansir penemuan mencengangkan.

Sadapan berisi percakapan antara mantan presiden I Nerazzurri, Giacinto Facchetti, dan Paolo Bergamo serta Pierluigi Pairetto selaku koordinator wasit itu oleh Komite Disiplin FIGC dituding melanggar Pasal 6, yang berkaitan dengan kecurangan olahraga, namun Inter dinyatakan terbebas dari hukuman terakibat adanya statuta limitasi.

Nah, sekarang tim hukum Moggi lewat pengacara Maurilio Prioreschi mengklaim bahwa sebenarnya pihak kepolisian sudah mengetahui dan bahkan mendengarkan hasil sadapan telepon Inter sejak lima tahun silam.

Rekaman itu, seperti juga bukti yang memberatkan Juve sehingga mereka dikenakan sanksi degradasi, diberi tanda tiga garis merah. Namun, entah kenapa rekaman tersebut mendadak lenyap di persidangan 2006.

�Ini penemuan mengejutkan,� tukas Prioreschi kepada Tuttosport.

�Tanda yang digunakan untuk membedakan file-file ini sangat jelas. Tetapi, seseorang meminta polisi menyediakan transkrip-transkrip telepon itu dan memilih melewatkan milik Inter, jadi bukti-bukti itu tak pernah sampai ke jaksa penuntut umum.�

�Sesungguhnya penyelidikan calciopoli sejati tengah dilakukan oleh tim legal Moggi dan ini akan menjadi investigasi lengkap. CD-ROM yang kami minta memberikan beberapa jawaban menakjubkan,� tambah Prioreschi.

�Sudah jelas terdapat penyaringan informasi yang berlangsung dari dasar hingga ke tingkatan sangat atas dalam investigasi ini. Hasil-hasil sadapan itu tidak hilang. Itu didengarkan dan dievaluasi,� jelasnya.

�Seseorang di level superior tak meminta beberapa sadapan �berharga� ditranskripkan. Jika ya, itu pasti akan sampai tepat waktu di tangan jaksa penuntut untuk pengadilan olahraga yang menjatuhkan Juve, melukai Milan, Fiorentina, dan Lazio.�

�Itu akan menghasilkan perbedaan besar karena pengadilan tersebut membahas mengenai asosiasi eksklusif dari klub-klub yang bertindak dengan cara tertentu. Hasil-hasil sadapan itu membuktikan bahwa bukan itu masalahnya.�

�Ketika pengadilan sipil calciopoli dilanjutkan pada 27 September, saya akan meminta investigasi baru oleh polisi. Kita perlu seseorang untuk menjelaskan apa yang terjadi dan apakah sebuah kejahatan telah dilakukan,� pungkas Prioreschi.

Jonathan Datang, Maicon Hengkang?

Isu bakal hengkangnya Douglas Maicon dari Inter Milan terus berkembang. Real Madrid masih dikabarkan akan menjadi tim Maicon berikutnya.

Bergabungnya Jonathan dari Santos juga memanaskan spekulasi tersebut, mengingat pemain muda asal Brasil itu juga merupakan pemain yang mengisi posisi bek kanan.

Namun kemungkinan itu dibantah Marco Branca. Direktur Inter Milan itu menyatakan Maicon akan bertahan untuk tetap menguatkan skuad di musim depan.

"Jonathan dan Maicon adalah dua hal yang tidak saling memengaruhi satu sama lain," kata Branca, Jumat (29/7).

"Keputusan untuk mendatangkan Jonathan hanya untuk menunjukkan keinginan kami untuk tetap kompetitif karena banyaknya pertandingan yang akan kami jalani musim depan," paparnya lagi.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls